Tampilkan postingan dengan label buku dosa investasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label buku dosa investasi. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 28 Oktober 2017

*Hidayah yang Terkejar*

Jantungku berderup kencang, sampai tak terasa air mata mulai membasahi pipi. Hari itu, aq mengantar anakku ke stasiun untuk kembali ke pondokny di Jombang.
Sesampai di stasiun, ada butiran air mata mengalir di mata anak kesayannganku. Sang penghafal Qur'an, kebanggaan keluarga kami. Tapi hari itu, di stasiun dia meneteskan air matanya, sambil berucap: Abi..., aq ngga mau mondok lagi, dengan berlinangan air matanya.
Bagai disambar petir diriku, buah hati kebanggaan kami menangis berlinangan air mata, tdk mau kembali ke pondoknya.

Aku bertanya, kenapa nak?, ngga mau balik ke pondok?
Abi..., sambil air mata semakin deras mengalir dari matanya, hafalanku hilang..., isak tangisnya smakin keras, aq kayak bingung setiap menghafal dan mengikuti kajian kitab, aq kayak orang bingung, dengan isakan tangis yg semakin keras.
Tak terasa, akupun ikut menangis, ada apa anakku?, ada apa?
Ngga tahu Abi, hafalanku hilang, aq tidak bisa menghafal lagi.

Kuputuskan kuantarkan anaku ke pondok, nak, niatkan menuntut ilmu dng benar, berdo'a pada Allah agar diberi kemudahan dlm menhafal Qur'an dan mengkaji kitab.
Sepulang mengantar anaku, aqpun mulai berfikir& berdiskusi dng istri tercinta. Karena buah hatiku adalah pnghafal Qur'an terbaik di angkatanny, namun pd saat aq antarkn ke pondok, aq jadi tahu, buah hatiku hafalan qur'anny yg paling sedikit dibandingkn dng teman2nya.

Dengan istriku kudiskusikn, kenapa bisa, anak kami spt itu?.
Sampai pd satu kesimpulan, apa krn usaha server pulsaku, yg sejak awal kurintis, tdk pernah bersentuhan dng si Abang, namun pd saat konsumen brtambh banyak, akhirny aq terima dana dari si Abang u/ pnambahan modal.

Hari2 kami lalui dng keresahan, memikirkan anak di pondok, dan mulai sadar, ke mana uang usaha, yg seharusny scr itung2n brtmbh banyak keuntunganny, tapi kok, ngga ada uangnya. Keresahan smakin mendalam, sampe aq seakn 'malas' utk mnjalankn usaha, hanya nonton you tube setiap hari. Sampe aq kemudian menonton pmbahasan RIBA di channel KSW, aku pun coba mncari tahu apa itu KSW.

Singkatny kudapatkn informasi, ada agd *SMHTR* tgl 11-12 Okt 2017 di Tasikmalaya.
Kupersiapkn keberangkatan ke Tasik, sore aq sdh siap utk memulai perjalanan dng Bus dari kota kecilku Cilacap.
Namun yg biasanya ada Bus, sampe mnjelang maghrib tptny hari Selasa, 10 Okt, tdk ada. Tukang ojek menyampaikn sdh tdk ada Bus lg, kecuali harus ke Purwokerto, itupun kalo cukup waktu utk mngejar Bus Purwokerto-Bandung. Alla kuli hal, Allah memberikn kesempatan aq utk hadir, pikirku, krn aq mendapatkn Bus terakhir jur. Bandung. Ku hubungi panitia, bgmn aq nanti menginap& ke mana tujuanku, krn aq tdk tahu kota Tasik. Beruntung ada penumpang yg turun di Tasik, hingga aqpun ikut turun.

Dari panitia, aq rencanany di jemput, turun dari Bus, ada orang yg memanggilku, ayo Bapak, aqpun mengikutinya ke spd motor dan menaikinya, keresahan mulai datang, kok ngga sampe2, pdhl kata panitia dekat almt tempat menginapku. Kutanyakan pd penjemputku, bapak..., kok ngga sampe2, katanya dekat. Baru bapak tadi menjawab, lho... ini bapak mau kmn, sy tukang ojek.

Astaghfirrallah....
Sy kira panitia yg menjemputku, Ya Robb, pertanda apakh ini, dar Cilacap sampe Tasik kok spt ini...?
Namun, kemudian kuminta, pak Ojek mngantar ke almt yg diberi panitia.
Malam itu aq merenung, ya Allah, utk mngikuti *SMHTR* kok spt ini, perjalananku. Ya Allah, mdhkan utk menyelesaikn utang2 RIBAku, krn bisa jadi karena RIBA yg kujalani, anakku 'sang penghafal Qur'an' menjadi korbannya, karena kelakuaan Abinya... yg makan RIBA, anaku susah utk mnghafal& bahkan hilang hafalan Qur'anny.
 
#Hari 1
Hari yg istimewa bagiku, sayang istri tercinta tdk hadir, krn mnggantikn posisiku mengurusi pekerjaan yg seharusnya kulakukan. Pmbelajaran istimewa dr *Ust. Samsul Arifin*, membenarkan semua yg aku ulami, yahhh tabiat buruk hutang. Gamblang itu aq alami dan dapatkan di usahaku, yg dibangun dr hutang& RIBA.

#Hari 2
Air mata tak hentinya mengalir stlh tahu, dosa bg para pngutang& orang yg membangun usahany dng RIBA. Sangat NgeRIBAngett pokokny. Coach Jula, mulai menyadarkn aq, ini penyebab anaku hilang hafalan Qur'anny, tdk fokus spt orang terkena pnykt ayan dlm Qur'an. Dari pagi sd sore, air mata ini menetes, membayangkn DOSA dan akibatny pd orang2 tercintaku.

Alhamdulillah..., disesi terakhir coach Jula& Ust Samsul memberikn solusi ats problem yg dahsyaat ini.
Hingga aq berazam utk sgr menjual rumah& sgr menyelesaikn utang& RIBA di samping menggunakan ilmu2 baru utk fokus mengembangkn usaha.
Terima kasih Ust Samsul, coach Jula, panitia,2 shahabat baruku. Akhirnya HIDAYAH itu terkejar.

Senin, 11 Maret 2013

Menurut kitab sakti KBBI, investasi adalah penanaman uang atau modal pada suatu perusahaan atau proyek untuk tujuan memperoleh keuntungan. Jadi jelas dalam benak saya investasi itu tidak jauh-jauh dari yang namanya uang, uang dan uang. Orang yang telah berinvestasi (investor), akan mendapat keuntungan dari hasil investasinya. Meski tugas seorang investor cuman ‘diam’ tapi selama usahanya untung maka diamnya investor tetap saja mendapat kiriman uang dari keuntungan usaha tersebut. Tapi bagaimana jika yang diinvestasikan adalah sebuah dosa? Hal tersebutlah yang dicoba dijabarkan oleh ust. Dwi Condro, seorang pakar ekonomi islam, dalam bukunya “Dosa Investasi”. Sebuah dosa yang sudah lama dilupakan oleh umat islam. Dosa yang paling banyak membanjiri tubuh umat islam. Bahkan sebuah dosa yang bisa menenggelamkan individu-individu kaum muslimin ke dalam neraka, tanpa kecuali. Dosa ‘investasi’ adalah dosa yang akan diperoleh orang islam hanya karena ‘diam’, tidak melakukan apa-apa. Cukup hanya ‘diam’ maka orang tersebut akan senantiasa mendapatkan kiriman dosa. (hal. 2) Lho kog bisa kita mendapat kiriman dosa padahal kita sendiri tidak ikut terlibat atau bersekongkol mengerjakan dosa? Jawabnya bisa saja. Misal dalam perkara mengurus jenazah. Mengurus jenazah adalah kewajiban yang harus dipikul bersama oleh kau muslimin (fardhu kifayah). Jika tidak ada satu orang pun yang mau mengurus jenazah itu, maka semua orang islam akan menanggung dosanya. Mengapa berdosa? Karena semuanya ‘diam’, tidak mau melaksanakan fardhu kifayah tersebut. Jadi mulai mengerti ya? Yang dimaksud dengan dosa ‘investasi’ adalah dosa yang muncul karena fardhu kifayah yang tidak diamalkan oleh kaum muslimin. Jadi dosa ‘investasi’ itu sebenarnya sama dengan dosa ‘kifayah’. Itu baru dari persoalan tidak terurusnya jenazah seorang muslim, lalu bagaimana perkara-perkara lainnya yang bisa menimbulkan dosa investasi! Mulai dari kasus perzinahan, pembunuhan, perampokan, korupsi, pemurtadan, pelecehan, penindasan, pembantaian, kekafiran, sampai kasus kemusryrikan. Kasus-kasus tersebut berpotensi menjadi dosa investasi yang harus ditanggung bersama. Entah sudah berapa banyak dosa ‘investasi’ harus ditanggung oleh kaum muslimin? Dan sudah berapa lama dosa ‘investasi’ itu akan ditanggung oleh kaum muslimin? Sama seperti buku karya ust. Dwi Condro sebelumnya yaitu ‘Retorika Untuk Mengguncang Dunia’, membaca buku karya beliau selain membuat pembaca mesam mesem karena bahasanya yang santai dan mengalir, tetapi juga bisa membuat pembaca mengalami ‘keguncangan’ disebabkan ‘kengerian’ fakta yang dijabarkan. Bisa jadi saya nyesel kadung beli buku ini karena setelah membacanya saya menjadi ‘pesimis’ bisa langsung masuk surga, tanpa harus mencicipi neraka. Mengingat dosa investasi yang mungkin ikut saya tanggung, astaghfirullah. Tapi saya akan lebih menyesal lagi tidak membacanya, setidaknya dari membaca buku ini saya harus lebih berusaha untuk menghindarkan dari segala macam dosa, dan memohon hidayah-Nya, taufik-Nya, serta memohon petunjuk-Nya, agar senantiasa diberi kekuatan untuk selalu berada di jalan yang benar dan bisa meninggal dunia dalam keadaan khusnul khotimah. Allahumma aamiin.. []peta Judul : Dosa “Investasi” Penulis : H. Dwi Condro Triono, Ph.D Penerbit : irtikaz Harga : Rp25.000,- Dapatkan HARGA SPesial 1----> @ Rp. 20Rb 3----> Rp.55.500,- 5----> Rp.85.000,- 10---> Rp. 155.500,- Segera Hubi: 081805038481/ 085815570285